“Perencanaan Pengelolahan Limbah Padat Edamame PT. Mitratani Dua Tujuh Kabupaten Menjadi Pakan Ternak Pada Jember”

 

1.   Pendahuluhan

·        Latar Belakang

Edamame merupakan tanaman yang berasal dari Jepang yang dikonsumsi oleh masyarakat Jepang sehari-hari. Di Kabupaten Jember, Jawa Timur selain menghasilkan salah satu  komuditas indistri pertanian produk unggulan. Edamame sangat cocok ditanam di Kabupaten Jember karena termasuk daerah daratan dengan iklimnya yang cukup panas. Dengan adanya industri edamame di Kabupaten Jember menjadikan komuditas sektor pertanian unggulan yang diakui hingga internasional (dunia). Dalam kedelai edamami ini memiliki banyak sekali  keunggulan dengan terdapat  kandungan protein yang tinggi serta legkap sebesar 36%, yang berarti lebih tinggi dibandingkan dengan kedelai lain. 

Tingginya peluang pasar dunia PT. Mitratani Dua Tujuh sebahai perusahaan yang mengembangkan kedelai Edamame di Jember dengan mengembangkan dan meningkatkan produksi kedelai dari tahun ke tahun. Sebagai salah satu perusahaan yang bergerak agrinisni PT. Mitratani Dua Tujuh mendukung program peningkatkan perekonomian secara nasional. Hingga sampai saat ini, Edamame PT. Miitratani Dua Tujuh Kabupaten Jember merupakan salah satu produk komuditas unggulan.

 

·      Tujuan

            Dengan adanya tulisan ini, pembaca dapat mengetahui dan mendapatkan pengetahuan dan informasi mengenai Edamame Kabupaten Jember. Isi dalam studi kasus ini akan mendapatkan pengetahuan dan informasi yang digali yaitu membahas ide gagasan pengelolahan permasalahan lingkungan yang terjadi dan cara dalam mengatasi atau merencanakan agar edamame di PT. Mitratani Dua Tujuh yang berproduksi dapat menerapkan prinsip industri pertanian berkelanjutan.

 

·        Sasaran Perencanaan dan Ruang Lingkup

            Pada sasaran perencanaan dan ruang lingkup dalam penulisan ini industri edamame PT. Mitratani Dua Tujuh  sebagian besar mengenai tentang pengelolahan limbah agroindustri edamame PT.  Mitratani  Dua Tujuh secara umum dan keseluruhan. Tetapi, pada beberapa topik yang akan dibahas pada studi kasus ini akan mengambil salah satu contoh industry Edamame yang ada di PT. Mitratani Dua Tujuah, Kabupaten Jember.

 

2.   Pembahasan

·      Gambaran Umum Lokasi Industri Pertanian

            Pabrik dan kantor perusahaan edamame PT. Mitratani Dua Tujuh berlokasi di Jalan Brawijaya No.83, Kelurahan/Desa Mangli. Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa timur. PT Mitratani Dua Tujuh diresmikan pada tanggal 26 November 1994.  Hingga saat ini edamame di Jember dikembangkan di area seluas kurang lebih sebesar 1.200 ha pertanian edamame sehingga mengandalkan sekitar lebih dari 4.700 orang tenaga kerja dari pekerja di lahan pertanian dan dari pabrik pengelolahan edamame. Penanam edamame terdpat di kababupaten dengan di 4 kecamatan, selain di Jember juga juga terdapat di Kabupaten Bondowoso.


Gambar  Lokasi PT. Mitatani Dua Tujuh

Sumber: Google street view

·        Gagasan Pengelolahan Limbah Padat Edamame Mejadi Pangan ternak

Pada PT. Mitratani terdapat jenis-jenis limbah cair, padat dan gas yang merupakan sisa hasil produksi di Mitratani di antaranya

·        Amonia, yang digunakan sebagai sumber tenaga pendingin ruang cold storage dan IQF.  Volume limbah sekitar 10 liter per hari.

·        NaOCl, yang digunakan sebagai bahan disinfektan untuk mencuci produk dan peralatan. Volumenya sekitar 40 liter per hari.

·        Oli bekas, yang digunakan sebagai bahan bakar mesin boiler. Massanya sekitar 3 kg per hari.

·        Kulit edamame, yang merupakan sisa produksi edamame. Massanya kurang lebih 10 ton per hari.

·        Limbah baterai/aki, yang massanya sekitar 0,75 kg per hari.

·        Limbah domestik, dengan volume 5-10 meter kubik per hari.

Pada pengelolahan limbah padat di Mitratani terdapat beberapa upaya yang dilakukan Mitratani untuk mengelolah limbah padat di Mitratani yaitu melakukan upaya-upaya untuk pemilihan dan pewadahan sampah, meletakan tempat sampah yang mudah dijangkau oleh pekerja, Pembersihan dan pengangkutan sampah dari TPS ke TPA secara rutin setiap hari bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jember, dan Limbah padat produksi seperti ranting, dahan dan hasil sortiran bahan baku, dan kulit edamame (muki) dikumpulkan pada penampungan sementara selanjutnya dikelola oleh pihak ketiga sebagai bahan pakan ternak.

Jika limbah edamame tidak diolah terdapat kelemahan dari kulit edamame basah ini adalah: 1) harus habis saat itu juga, karena kulit edamame basah mudah busuk, sehingga tidak bisa disimpan[1]. Hal ini mempunyai efek samping pencemaran lingkungan, dan menimbulkan bau tidak sedap; 2) Pengolahan langsung kulit edamame basah, seperti silase, akan dihasilkan kualitas silase yang kurang bagus. Hal ini dikarenakan semakin basah bahan yang akan dibuat silase, akan menghasilkan cairan silase yang semakin banyak, akibatnya banyak nutrien terlarut yang ikut keluar bersama air.

Potensi sumber pakan lokal asal limbah pertanian maupun limbah industri memberikan peluang besar dalam pengembangan bidang usaha peternakan, misalnya edamame, kudapan ringan khas Jember yang sudah diekspor itu menjadi sangat potensial bagi peternak.

Dengan adanya idenya pemanfaatan kulit edamame basah di Jember yang cukup melimpah, yang merupakan limbah hasil pengolahan kedelai edamame sebagai bahan pangan ternak.

Aspek Kemitraan Pendukung Hasil Produk Limbah Edamame sebagai Pagan Ternak

Hasil limbah padat edamame dapat diolah menjadi bahan pangan ternak. Limbah kulit edamame hasil olahan industri dari PT Mitra Tani Dua Tujuh belum banyak dilirik peternak. Terdapat kelompok ternak Bago Mulyo adalah kelompok ternak sapi potong yang terdiri dari tiga orang peternak dengan jumlah sapi potong sebanyak 43 ekor. Kelompok ternak ini beralamatkan di Desa Bago Mulyo, Kecamatan Gumuk Mas, Kabupaten Jember. Setiap harinya kelompok ternak ini mendapatkan limbah edamame dari PT Miitratani Dua Tujuh sangat banyak yaitu mendapatkan kiriman rata-rata 10 sampai 12 ton perhari kulit edamame basah.

Dengam mengonsumsi hasil dari penelolahan limbaha ternak hasilnya nampak bahwa ternak sangat menyukai olahan edamame, dan keesokan harinya tidak ada gejala kembung atau mencret pada sapi milik peternak tersebut.

Gambar pengelolahan Limbah Kulit Edamame sebagai pangan Ternak

 

Dukungan Pemerintah daerah

Dukungan dari Bupati Kabupaten Jember juga pernah menyampaikan mengapresiasi selain dengan berkerjasama untuk memperluaskan lahan pertanian edamame juga mengapreisiasi ide limbah hasil produksi edamame dapat terserap oleh masyarakat untuk dimanfaatkan menjadi pakan ternak.

 

3.   Penutup

·        Kesimpulan

Dengan adanya industri edamame di Kabupaten Jember menjadikan komuditas sektor pertanian unggulan yang diakui hingga internasional (dunia). Lokasi industri Pabrik dan kantor perusahaan edamame PT. Mitratani Dua Tujuh berlokasi di Kelurahan/Desa Mangli. Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa timur. PT Mitratani Dua Tujuh diresmikan pada tanggal 26 November 1994.  Hingga saat ini edamame di Jember dikembangkan di area seluas kurang lebih sebesar 1.200 ha pertanian edamame sehingga mengandalkan sekitar lebih dari 4.700 orang tenaga kerja dari pekerja di lahan pertanian dan dari pabrik pengelolahan edamame

Juga terdapat upaya yang dapat dilakukan dalam melakukan perencanaan pada limbah edamame adalah pertama degan cara mengatasi masalah yang timbul akibat adanya kawasan industri pabrik yang terkait dengan adanya pengelolahan limbah. Terdapat upaya yang bisa dilakukan yaitu pewadahan sampah, meletakan tempat sampah yang mudah dijangkau, Pembersihan dan pengangkutan sampah dari TPS ke TPA. Serta limbah ranting, dahan dan hasil sortiran bahan baku, dan kulit edamame (muki) dikumpulkan pada penampungan sementara selanjutnya dikelola oleh pihak ketiga sebagai bahan pakan ternak.

Potensi sumber pakan lokal asal limbah pertanian maupun limbah industri memberikan peluang besar dalam pengembangan bidang usaha peternakan, misalnya edamame, kudapan ringan khas Jember yang sudah diekspor itu menjadi sangat potensial bagi peternak. Keberhasilan mitra ternak ini bisa sebagai percontohan bagi kelompok ternak lain yang memanfaatkan kulit edamame basah di Jember yang cukup melimpah, yang merupakan limbah hasil pengolahan kedelai edamame sebagai bahan pangan

 

·        Rekomendasi

Saya selaku penulis artikel singkat ini memberikan rekomendasi bagi pihak perencana pembangunan dalam merencanakan lokasi pengelolahan limbah edamame sebaiknya juga berada pada lokasi yang jauh dari rumah warga karena limbah edamame ini juga termasusuk limbah padat baah yang memiliki bau yang tidak sedap. Untuk itu, lokasi pengelolahan  limbah sebaikmya juga direcanalan berada di lokasi yang tidak jadi satu dengan industri karena juga lokasi pembuatan pengelolahan edamame yang menganggu kualitas hasil produksi edamame. Sebaiknya direncanakan diluar lokasi PT. Mitratani Dua Tujuh seperti juga berkerja samaa dengan mitra pakan ternak yang jauh lokasinya dengan PT. Mitratani Dua tujuh.

            Bagi pihak Pemeritah Kabupaten Jember diharapkan mendukung dan memberikan pendampingan kepada pihak edamame  PT. Mitratani Dua Tujuh agar limbah edamame yag sebelumnya tidak terpakai dapat dimanfaatakan menjadi produk bahan pangan ternak yang memeiliki kualitas tinggi untuk ternak di Kabapaten jember.

Serta PT. Mitratani Dua Tujuh dapat menjadi kerjasama dengan banyak mitra pangan ternak di kabupaten jember serta Diluar agar dapat memperkenalkan limbah edamame yang dapat menjadikan pakan ternak. Mengingat jika limbah kulit edamame jika tidak cepat diolah dapat menyebakan bau yang tidak sedap dan mudah membusuk.

 

 

·        DAFTAR PUSTAKA

HASANAH, W. Pelaksanaan Administrasi Pemasaran Edamame Pada Pt. Mitratani Dua Tujuh Jember.

 

WARDATUL, H. Pelaksanaan Administrasi Pemasaran Edamame Pada Pt. Mitratani Dua Tujuh Jember.

 

DUA TUJUH, PT., 2021. Profil | Mitratani Dua Tujuh. [online] Mitratani27.co.id. Available at: <https://mitratani27.co.id/profil/> [Accessed 2 June 2021].

 

Handayani, R. S. (2011). ANALISIS TREND PRODUKSI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI KEDELAI EDAMAME SERTA POLA KEMITRAAN PETANI EDAMAME PADA PT. MITRATANI DUA TUJUH DI KABUPATEN JEMBER.

 

Rohman, A., 2021. Pengenalan Proses Produksi di Bidang Pertanian Industrial: Studi Kasus PT Mitratani Dua Tujuh - Program Studi Teknik Lingkungan. [online] Program Studi Teknik Lingkungan. Available at: <http://enviro.teknik.unej.ac.id/pengenalan-proses-produksi-di-bidang-pertanian-industrial-studi-kasus-pt-mitratani-dua-tujuh/> [Accessed 1 June 2021].

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Proses Perencanaan Hasil Industri Pertanian Edamame Kabupaten Jember